Mau Prabowo, Anies atau AHY Jadi Presiden RI 2019 Asal Bukan Jokowi - @IreneViena


Tahukah anda penerimaan pajak 2017 jeblok,Pemerintah tidak punya uang untuk biaya rutin dan pembangunan.China tidak mau jor-joran kasih utang lagi.Sekarang uang cash semua BUMN mau dipakai utk biayai proyek infrastruktur demi pencitraan 

Negara bangkrut

Penerimaan pajak 2017 diprediksi hanya Rp1.100 triliun atau sama dengan penerimaan pajak tahun 2012 lalu

Target awal Rp. 1.500 triliun
Dikoreksi pemerintah Rp.1.300 triliun
Tidak tercapai juga,Karena ekonomi merosot, konglomerat ngemplang pajak

Pemerintah salah urus

3 tahun dipimpin Jokowi, semua aspek ipoleksosbudhamkam merosot,Mau jadi apa negara ini?
Sejak sebulan lalu, semua uang simpanan BUMN di rekening perbankan ditarik ke pusat.Belanja barang dan jasa BUMN terpaksa dibatalkan.Untuk apa semua uang BUMN di perbankan ditarik ke pusat? 

Tanda-tanda kematian itu semakin dekat ! Pak Harto jatuh karena ekonomi RI disabotase,Ratusan triliun BLBI diembat bankir tionghoa.Dolar AS melambung, devisa cekak, barang langka dll

Ekonomi RI collaps 

Diperbaiki Habibie,Dihancurkan lagi oleh Gus Dur - Mega,Diperbaiki, dibangun lagi oleh SBY
Dihancurkan lagi oleh Jokowi,Tidak ada negara yang bisa maju jika penerimaan pajak jeblok.
Kecuali negara itu punya sumber daya alam melimpah ,Pajak mutlak dibutuhkan untuk membiayai penyelenggaraan negara dan pembangunan

Penerimaan pajak RI sejak era Jokowi jeblok !

Harusnya KPK fokus urus korupsi pajak,Sekarang saatnya Pak Jokowi membuktikan lebih mencintai bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi,Rakyat tidak ada masalah dengan pak Jokowi tapi rakyat butuh pengorbanan Bapak demi menyelamatkan negara.Padahal target sudah diturunkan dari Rp. 1.500 triliun menjadi Rp. 1.283 triliun,Mau jadi apa negara kita Pak Jokowi? 

Per 15 Desember 2017, penerimaan pajak masih kurang sekitar Rp 225 triliun 
Realisasi pajak jeblok
Ekonomi merosot
Politik kacau
Aparat represif diskriminatif
Pengangguran melonjak
Daya beli turun
Hukum hancur
Moral rusak
Utang melambung
Proyek mangkrak
Narkoba menggila
Imigran China merajalela

Quo Vadis Indonesia? Anda bayangkan di Indonesia,Sejak era reformasi Agen china sudah menyusup ke jaringan media nasional Indonesia dan mencuci otak rakyat dengan pembentukan opini sesat selama 20 th terakhir. One of America's biggest Chinese newspaper toes Beijing's party line. 

1. Sejak disahkannya UU Pemilu yang baru 16/8/2017, saya sudah berkali-kali sarankan agar parpol khususnya bakal capres untuk segera membentuk koalisi guna mempersiapkan lebih awal menghadapi pilpres 2019.Mengapa hrs menunggu sampai mendekati pendaftaran capres? Lebih cepat lebih baik

2. Berdasarkan UU Pemilu yg baru, telah ditetapkan beberapa ketentuan terkonyol di dunia, irasional, cheating, kasar dan vulgar guna kepentingan kelompok penguasa sekarang. Menghalalkan semua cara utk bisa tetap berkuasa walaupun kapasitas dn kredibilitasnya di bawah standar.

3. Salah satu ketentuan gila UU Pemilu adalah penetapan syarat pengajuan capres yaitu 20% kursi DPR berdasarkan perolehan suara pemilu 2014. Syarat gila yang hanya diterapkan di Indonesia

Tapi biarlah, ikuti saja permainan konyol ini,Segera bentuk koalisi

4. Pada pilpres 2014, koalisi partai tidak bisa dibentuk sebelum diketahui hasil pemilu legislatif. Jarak antara pelaksanaan pemilu dan pilpres hanya 2 bulan (pemilu april, pilpres Juli).Elit partai pontang panting kesana kemari melobi, negosiasi dlm waktu 2 bulan untuk berkoalisi.

5. Berdasarkan UU Pemilu yg baru, partai tidak relevan menunggu hasil pemilu legislatif 2019. Jadwal pemilu dan pilpres 2019 sama. Serentak. Dan basis suara yg dipakai adalah hasil pemilu 2014. So, nunggu apalagi? Dari kemaren seharusnya sudah bentuk koalisi partai untuk pilpres.

6. Sekurangnya partai membentuk koalisi semi permanen, yg dapat dievaluasi kembali sesuai hasil elektabilitas bakal capres yg rencananya akan diusung koalisi partai.Bakal capres/cawapresnya  pun bisa lebih dari 1 kandidat di setiap koalisi partai.Ada 14 bulan waktu 'kampanye'


www.suaramedsos.xyz
AHY
7. Dari semua bakal kandidat peserta pilpres 2019, hanya satu kandidat yang benar-benar cerdas memanfaatkan UU Pemilu yg baru. Dia sudah kampanye duluan walaupun Pilkada serentak 2018 masih 6 bulan lagi.Kandidat cerdas yg curi start namun legal itu adalah AgusYudhoyono

8. Pilkada serentak 2018 adalah momentum emas kampanye bakal capres yg dilegalkan UU Pemilu.Dari sekarang hingga masa tenang Pilkada 2018 bakal capres seharusnya sudah kampanye mempopulerkan diri, merebut hati rakyat,Mengukur elektabilitas Hasil kampanye 6 bulan ke depan

9. Berdasarkan UU Pemilu, semua bakal capres / cawapres 2019 seharusnya mulai menggenjot elektabilitasnya dgn memanfaatkan celah UU,Lebih efektif jika diselaraskan dengan pembentukan koalisi partai semi permanen dari sekarang.Model konvensi pilpres di AS diterapkan di Indonesia

10. Sebab itulah saya gembira ketika mengetahui prabowo dan elit PKS sudah mulai menjajaki koalisi partai guna persiapan pemenangan pilpres 2019.Koalisi ini makin urgensi kebutuhannya dikaitkan dgn pilkada serentak 2019 mendatang Menangkan Pilkadanya, menangkan Pilpresnya !

11. Mengacu statemen SBY bahwa banyak skenario dan opsi pilpres 2019, maka koalisi partai yg dibentuk harus ditujukan utk merebut RI-1.Setelah itu dimatangkan koalisi untuk pilkada khususnya merebut kursi gubernur di 18 Propinsi.Jangan dibalik. Salah besar!

12. Mencermati manuver Jokowi, manuver BG / PDIP, dan perilaku KPK_RI paska penetapan tersangka 2 pimpinan KPK, maka dapat saya simpulkan bahwa KPK tidak lagi 100% di bawah kendali LBP, JK, SBY, Dua pimpinan KPK berhasil dijerat.Megawati dkk aman dari sandera kasus korupsi BLBI.

13. Mengulang yg pernah saya sampaikan sebelumnya, paska penetapan TSK 2 pimpinan KPK, terjadi perobahan besar peta dan konstelasi politik nasional

KPK tersandera. Penyidikan BLBI macet total, PDIP tidak lagi diobok KPK

Plan A LBP- SBY-JK gagal
Plan B dimulai 

KPK adalah koenci


www.suaramedsos.xyz
prabowo

14. Saya berharap prabowo tidak lagi pasif dan mudah dikecoh musuh,Prabowo sudah pernah jadi korban pencurangan pilpres 2014, masak mau kalah lagi? Prabowo hanya bisa kalah kalau pilpres curang.

15. Jika dua pimpinan KPK tak tersandera dengan status tersangka, hampir dapat dipastikan Megawati terancam tsk kasus BLBI, agar PDIP tidak berkutik dan tak bisa usung capres 2019
Rencana sebelumnya (Plan A) jokowi duet dgn AHY, diusung oleh PD, Nasdem, PKB. Partai lain boleh gabung.


www.suaramedsos.xyz
megawati
16. Dengan tersanderanya dua pimpinan KPK, maka PDIP aman dan kembali powerful dengan 18% kursi DPR., PDIP kembali merebut Jokowi untuk diduetkan dengan Budi Gunawan di pilpres 2019
Apakah SBY kalah power dibanding Mega/PDIP dlm merebut Jokowi?
Tidak
Power SBY lebih kuat 
Tapi ...

17. Bargaining power SBY lebih kuat dibanding Mega/PDIP dalam merebut Jokowi untuk diduetkan dengan AHY Namun,  SBY punya lebih banyak opsi/skenario pilpres dibanding Mega/PDIP

AHY bisa duet sbg cawapres dgn Anies
AHY bisa jadi capres
Namun, AHY tidak akan jadi cawapres Prabowo

18. Dengan keputusan ini, koalisi semi pilpres 2019 : Gerindra, PKS, PAN sudah terbentuk,Prabowo jika sehat wal afiat akan bantu kemenanangan 5 Gubernur di Pilkada 2018 .Selanjutnya Gubernur terpilih itu gantian bantu Prabowo menang jadi presiden 2019.Jangan mau dipecah belah !


19. Bargaining power SBY terhadap Jokowi lebih besar daripada MSP/PDIP sebab:

1. Ada komitmen sebelem pilpres 2014 di mana SBY membantu kemenangan Jokowi. Tanpa bantuan SBY, mustahil Jokowi jadi presiden

2. SBY pegang semua rahasia besar Jokowi

3. SBY adalah sekutu Partai Republik AS


www.suaramedsos.xyz
SBY
20. Selama Presiden AS dari partai Republik, maka SBY punya posisi politik  sangat strategis dan menentukan kemenangan capres 2019.Prabowo sudah seharusnya tagih utang ke SBY agar beliau legowo bantu Prabowo menang walau pun komunitas tionghoa, asing, antek pasti tolak Prabowo.

21. Opsi ketiga dapat saja dimainkan SBY jika beliau menilai penolakan asing aseng antek terhadap Prabowo sangat kuat.Sebaliknya penolakan umat Islam terhadap Jokowi juga sangat kuat

Maka AHY bisa jadi cawapres Anies
Atau AHY jadi capres !
AHY adalah Emmanuel Marcone-nya Indonesia


22. Bahkan dengan sosok SBY di sebelah AHY, pencapresan AHY akan menjadi solusi terbaik rakyat
RI dijamin selamat dan makmur kembali, setelah dihancurkan Jokowi,Mengapa begitu?
Karena memilih AHY jadi presiden, rakyat dan bangsa Indonesia dapat bonus luar biasa:  SBY

23. Bagi saya pribadi

Prabowo jadi presiden..Alhamdulillah
Anies jadi ..Alhamdulillah
AHY jadi ... Alhamdulillah

Yang penting RI selamat, rakyat aman tentram, harmonis, makmur 
Ga seperti sekarang: Acak kadut !
bagaimana  menurut teman-teman ?
Cocok ?

Article by @IreneViena

Mau Prabowo, Anies atau AHY Jadi Presiden RI 2019 Asal Bukan Jokowi - @IreneViena Mau Prabowo, Anies atau AHY Jadi Presiden RI 2019 Asal Bukan Jokowi - @IreneViena Reviewed by BICARABOLA on December 30, 2017 Rating: 5